Festival Durian Plangkrongan, Tertib Dahulu Nikmati Durian Kemudian.

Penilaian lomba durian di Festival Durian Plangkrongan oleh juri.

Magetan, exspresnews.com - Tertib dahulu nikmati durian kemudian, inilah yang terjadi di Festival Durian Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol, Magetan, Sabtu (24/02/2024).


Festival Durian yang diadakan kali ini melibatkan 36 peserta lomba yang masing-masing menyuguhkan tiga buah durian terbaik hasil panen yang kemudian dipentaskan untuk lomba. Adapun kriteria yang dilombakan meliputi rasa, warna, ketebalan dan besar durian.


Hadir dalam festival PJ Bupati Magetan, Hergunadi, perwakilan dari OPD terkait, jajaran Forkopincam Poncol, peserta lomba serta undangan lainnya.


Pun juga hadir sebagai dewan juri yang kompeten, Prof Didik Hariono dari Universitas Brawijaya Malang, Ir. Ratna Mustika Wardani dari Institut Pertanian UNMER Madiun dan Buyung Safitri SP dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.


Hergunadi menjelaskan bahwa kegiatan ini penting untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan memperkenalkan kepada khalayak bahwasanya di Kecamatan Poncol khususnya Desa Plangkrongan mempunyai komoditas durian yang diharapkan nantinya mampu menarik perhatian masyarakat sehingga menjadikan Desa Plangkrongan sebagai Desa Wisata Durian.


"Nah inilah pentingnya Festival Durian kali ini, jadi para pecinta buah durian ini tau jenis-jenis durian yang enak dan kapan bisa datang ke Plangkrongan untuk menikmatinya," tuturnya.


Ditambahkan Hergunadi, bentuk support pemerintah dalam membantu pemasaran durian yakni dengan memberikan fasilitas berupa lapak di daerah atau tempat wisata yang ada di Kabupaten Magetan.


"Jadi selama belum lancar untuk pemasarannya, kami akan membantu memfasilitasi lapak di tempat-tempat wisata, kan hanya butuh kurang lebih 2 meter untuk menjajakan buah,"imbuh Hergunadi.


Sementara di kesempatan yang sama, Kepala Desa Plangkrongan, Wawan Setiyo Budi mengatakan, bahwa menurut data yang diterima Pemerintah Desa, ada sekitar 3000 pohon durian yang ada di Desa Plangkrongan. Adanya pemahaman yang kurang dari masyarakat akan peluang yang menjanjikan untuk buah durian inilah yang menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Desa untuk lebih memberikan edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat.


"Di Desa kami ada durian Saman yang menjadi unggulan, tapi dalam pengembangannya masih kurang, karena masyarakat belum melihat durian ini sebagai komoditas unggulan yang bisa menambah penghasilan, tetapi masih melihat durian sebagai tanaman tambahan , berbuah ya Alhamdulillah, tidak berbuah ya tidak apa-apa. Inilah yang menjadi PR kami yakni memberikan sosialisasi kepada masyarakat," jelas Wawan.


"Kami berusaha mendorong dengan mendatangkan komunitas pemerhati durian dari Unibraw Malang, jadi mereka akan memberikan trik-trik dan ilmu bagaimana cara menanam dan merawat pohon durian agar menghasilkan buah yang baik sehingga bisa mendukung pendapatan tambahan bagi masyarakat.


Diharapkan nantinya produk durian Desa Plangkrongan ini mampu menembus Komoditas Nasional yang akan membawa nama baik Kabupaten Magetan di kancah nasional. (ik/red*)


 

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Dibaca : 1.756