Perjuangkan Idealisme saat Pandemi tak harus berhenti

 

Aktivis Demokrasi, Ari Hersiofiawanudin saat mengisi Pelatihan Advokasi di Unmuh Ponorogo

Ponorogo - Exspresnews.com

Mahasiswa sebagai kaum terpelajar yang masih dipenuhi idealisme tidak harus berhenti walaupun ditengah Pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Aktivis Demokrasi, Ari Hersiofiawanudin, SE, SH MM dalam Pelatihan Advokasi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Sabtu (21/08).

"Mahasiswa di saat pendemi ini harus segera merubah total kebiasaan-kebiasaan yang selama ini terdampak karena situasi. Polanya harus berubah, tidak harus berhenti membangun "kerumunan " atau hanya sebatas mengumpulkan masa tapi wajib membangun "barisan" yaitu organisasi dan barisan agar kelak situasi nanti ada sebuah perubahan yang kita tidak tahu arahnya," ucap Ari Hersiofiawanudin.

Yang terpenting, Ari menyatakan bahwa membangun kesadaran politik di harapkan menjadi diskusi-diskusi dan kajian-kajian mahasiswa tetap bisa dilakukan di saat kampus masih mengunakan teknologi IT. "Hal itu sebagai upaya agar bisa membentuk kekuatan atau kemampuan politik guna menyiapkan tatanan global dengan segala perubahan sehingga ketika ada kesempatan sudah mempunyai kemampuan merebut "kesempatan"," lanjut Ari Hersiofiawanudin.

Ari menyebutkan bahwa Mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam memperjuangkan idealismenya. "Apalagi mereka adalah penerus masa depan bangsa dan negara ini." Pungkas Ari Hersiofiawanudin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Ponorogo.

Selain Ari Hersiofiawanudin, dua pemateri yang lain adalah Dr Sulthon, M.Si dan Ucuk Agiyanto, SH MHum yang merupakan Dosen di Kampus yang berjuluk The Reyog University. (Red)

Post a Comment

0 Comments