Peringati HUT Bhyangkara Ke-76 Polres Ponorogo Gelar Doa Bersama

featured image
Ponorogo, Kepolisian Resort Ponorogo menggelar doa Doa Bersama dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 oldi Aula Wengker Mapolres setempat, Kamis (30/6) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Ponorogo AKBP CATUR CAHYONO WIBOWO, S.I.K., M.H, PJU Polres Ponorogo, Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo, Perwira Staf Polres Ponorogo dan Persatuan Purnawirawan Polri Kab. Ponorogo.

Ketua PP Polri AKBP (Purn) KASIRUN mengatakan, menjadi Polisi tidak akan pernah purna dalam bertugas, meskipun pensiun secara kedinasan, semangat dan pengabdian terus hidup abadi di dalam jiwa kita semua.

"Bahwa kesejahteraan anggota Polri saat ini sudah sangat baik dibandingkan dengan menjadi anggota Polri dimasa lalu sehingga kita wajib bersyukur. Mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke -76 tahun 2022 semoga seluruh anggota Polri diberikan kemudahan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, "ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-76 tahun ini hendaknya dapat dijadikan sebagai wahana introspeksi bagi seluruh insan Bhayangkara di dalam melaksanakan tugas - tugas Kepolisian dan berharap momentum ini dapat dijadikan kesempatan untuk memperkuat tekad Polres Ponorogo tetap konsisten mempererat kemitraannya dengan masyarakat dan sekaligus menjadikan hari bhayangkara sebagai milik segenap warga masyarakat yang merupakan bagian terpenting dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas.

"Bahwa seluruh capaian dan keberhasilan yang telah diraih dalam setiap pelaksanaan tugas, tidak terlepas dari dukungan dan peran serta aktif segenap stakeholders dan komponen masyarakat sehingga pada kesempatan yang membahagiakan ini, saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada mitra kerja dan semua pihak yang telah membantu Polri selama ini, "kata AKBP Catur.

AKBP Catur menambahkan, tugas - tugas Polri saat ini dan ke depan akan semakin berat dan kompleks, menciptakan situasi kamtibmas di era demokrasi dan kebebasan tidaklah mudah karena masyarakat semakin transparan dan tuntutan terhadap Polri semakin meningkat serta peran media semakin menonjol. Oleh karena itu pelaksanaan tugas Polri harus benar - benar memperhatikan aspirasi rakyat, Polisi tidak boleh berbuat salah, anggota Polri harus memberi contoh dalam kepatuhan dan ketaatan kepada hukum. Keteladanan tersebut merupakan cara yang lebih efektif untuk mendidik masyarakat agar senantiasa patuh dan taat hukum.

"Dalam penegakan hukum Polri harus tegas, tidak diskriminatif dan perkecil dampak sosialnya, hilangkan penggunaan kekerasan yang eksesif, karena dapat menimbulkan perlawanan dan dituduh melanggar HAM, sehingga penguasaan hukum, taktis dan teknis kepolisian harus terus menerus dilatihkan agar anggota Polres Ponorogo benar - benar terampil dan profesional dalam melaksanakan tugasnya, "tutupnya.(**/YY)

Post a Comment

0 Comments