RSUD dr Sayidiman Magetan Kenalkan Perawatan Metode Kanguru untuk Bayi Prematur
MAGETAN, exspresnews.com - Terus berinovasi untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan menggelar edukasi tentang perawatan bayi yang lahir prematur.
Bertempat di ruang tunggu rumah sakit setempat, Puspita Eka Rini, S.Kep., Ns., M.Kep., didampingi Wiwik Kurniati, AMK. memberikan informasi mengenai cara perawatan yang baik untuk kondisi bayi prematur.
Dalam pemaparannya, Puspita menjelaskan bahwa bayi prematur merupakan bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Pada kondisi tersebut, sejumlah organ vital bayi seperti paru-paru, saluran pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh belum berkembang secara optimal.
“Bayi prematur memiliki risiko lebih tinggi dibanding dengan bayi lahir normal. Bayi prematur akan kerap mengalami hipotermia atau kedinginan, ikterus atau bayi kuning, serta gangguan dalam proses menyusu,” jelasnya, Selasa (23/12/2025)
Untuk itulah diperlukan perawatan ekstra dalam mengatasi berbagai risiko tersebut, salah satunya adalah dengan Perawatan Metode Kanguru (PMK). Metode ini dinilai efektif dalam memberikan kehangatan, kenyamanan, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara bayi dan keluarga.
Perawatan Metode Kanguru dilakukan dengan cara meletakkan bayi langsung di dada orang tua atau anggota keluarga, sehingga terjadi kontak kulit ke kulit. Metode ini dapat dilakukan oleh ibu, ayah, maupun anggota keluarga lain secara bergantian, dengan durasi sekitar satu jam setiap sesi.
“Bayi dibiarkan telanjang dengan hanya mengenakan popok, kaos kaki, dan topi. Posisi kepala dan leher harus dijaga agar jalan napas tetap aman,” terangnya.
Bayi kemudian diamankan menggunakan kain panjang, dengan posisi kaki menyerupai kodok dan tangan menekuk, serta memastikan bagian dada dan perut atas bayi tidak tertekan.
Diharapkan melalui edukasi yang diberikan RSUD dr. Sayidiman Magetan, orang tua bayi prematur memiliki pengetahuan yang cukup untuk melakukan perawatan secara mandiri di rumah, sehingga tumbuh kembang bayi dapat berlangsung optimal. (ik)
