Meriah, Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Magetan Bertabur Bintang.

Talkshow sosialisasi gempur rokok ilegal Satpol PP dan Damkar Magetan.(Ika/exspresnews.com)

MAGETAN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Magetan menggelar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang menghadirkan banyak bintang, Sabtu (18/11/2023).

Bertempat di Lapangan Desa Candirejo, Magetan, Sosialisasi digelar sekaligus sebagai rangkaian kegiatan HUT Magetan ke-348. Hadir sebagai bintang tamu Abah Lala, Arya Galih, Rindi Safira, Berlinda dan turut memeriahkan penampilan dari Weekend List.

Dikatakan oleh Kasat Pol PP dan Damkar Magetan, Rudy Harsono, Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Magetan kali ini menyuguhkan banyak seniman untuk memberikan hiburan bagi warga masyarakat.

"Sekaligus sebagai perayaan HUT Magetan ke-347, kegiatan kali ini juga sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat yang selama ini telah membantu pemerintah dalam mensukseskan pencegahan dan peredaran rokok ilegal," jelasnya.

Gunendar, selaku Kabid Penegakkan Peraturan Daerah, memanfaatkan kesempatan ini, bersama dengan narasumber dari Kantor Bea dan Cukai Madiun, Kejaksaan Negeri Magetan, dan Polres Magetan, memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi mengenai ciri-ciri rokok ilegal.

Narasumber dari Kantor Bea dan Cukai menjelaskan bahwa untuk mengetahui ciri-ciri rokok ilegal sangatlah mudah.
" Cukup dengan semboyan 2P2B, yakni Polos, Palsu, Bekas dan Berbeda," jelasnya.

"Polos, artinya tidak ada pita cukainya, Palsu, ada pita cukainya tapi tidak ada hologramnya, Bekas, itu pita cukainya bekas dan dipergunakan lagi. Yang terakhir adalah Berbeda, ada pita cukainya tapi bukan peruntukannya seperti contoh rokoknya filter tapi pita cukai untuk rokok kretek" tutur Rudi dari Kantor Bea dan Cukai.

Di kesempatan yang sama Gunendar menambahkan agar masyarakat berperan aktif dalam pencegahan dan peredaran rokok ilegal, karena menurutnya rokok ilegal ini mempengaruhi penerimaan negara utamanya dari cukai.

"Sekali lagi kami berharap kepada masyarakat untuk bersinergi dengan para petugas baik Pol PP maupun pihak berwajib, untuk melaporkan bilamana menemukan rokok ilegal yang diperjualbelikan," kata Gunendar.

"Kejahatan akan terus ada, bukan karena banyaknya orang yang jahat, tapi karena diamnya orang baik," tutupnya. (ik)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Dibaca : 1.756