DMI Kota Madiun Gelar “Masjid Peduli, Umat Terlayani” di Magetan, Hadirkan Bekam Gratis hingga Bazar Murah
MAGETAN, exspresnews.com – Semangat kepedulian sosial kian nyata melalui perhelatan bertajuk “Masjid Peduli, Umat Terlayani”. Aksi kemanusiaan ini diinisiasi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Madiun bersama Pesantren Handurusiyah dan Pemerintah Desa Nglopang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, pada Minggu (18/10/2026).
Berpusat di Pesantren Handurusiyah, Desa Nglopang, agenda ini menyuguhkan berbagai layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas. Mulai dari pengobatan bekam gratis persembahan JRA Kabupaten Magetan, bazar dan sembako murah, hingga gelaran “Ngopi, Ngaji, Happy” yang memperkaya rangkaian acara.
Ketua DMI Kota Madiun, Kyai Mas’ud, menyampaikan harapan agar kegiatan ini mendatangkan maslahat yang luas serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Bagi beliau, bakti sosial ini bukanlah sekadar rutinitas seremonial belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata kepedulian untuk menghadirkan solusi langsung di tengah masyarakat. Sinergi lintas elemen ini diharapkan mampu meringankan beban warga, sekaligus merajut kembali simpul-simpul kebersamaan dan ukhuwah.
“Harapannya, kegiatan ini bisa berguna dan dimanfaatkan oleh seluruh warga penerima bantuan. Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu masyarakat, membawa keberkahan, serta mempererat kepedulian dan kebersamaan,” demikian pesan mendalam yang ingin disampaikan.
Kehadiran bazar dan sembako murah dirancang khusus untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, layanan bekam gratis menjadi wujud ikhtiar nyata dalam memberikan akses kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tak kalah menarik, sesi “Ngopi, Ngaji, Happy” berhasil menciptakan ruang interaksi yang hangat—memadukan keakraban, nilai-nilai spiritual, dan suasana penuh keceriaan. Pendekatan humanis ini memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tidak hanya bernilai material, melainkan juga memperkuat tali silaturahmi dan kedekatan emosional antarwarga.
Kolaborasi harmonis antara DMI Kota Madiun, Pesantren Handurusiyah, Pemdes Nglopang, serta JRA Kabupaten Magetan membuktikan urgensi sinergi dalam mewujudkan kemaslahatan umat.
Mengusung panji “Masjid Peduli, Umat Terlayani”, kegiatan ini menegaskan fungsi strategis masjid dan pesantren. Keduanya tidak hanya bertindak sebagai pusat ibadah, melainkan pula sebagai poros pelayanan, wahana kepedulian sosial, dan pusat pemberdayaan masyarakat.
Besar harapan agar gerakan mulia ini berkesinambungan dan mampu merangkul lebih banyak kaum dhuafa. Sebab, esensi dari sebuah pengabdian sosial bukanlah seberapa besar angka bantuan yang tertera, melainkan seberapa dalam kebaikan tersebut dirasakan oleh hati yang menerimanya.(ik)
