EXSPRESNEWS

Dinas Kesehatan Magetan Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Caregiver Lansia

Foto bersama Kabid Kesmas Dinkes Magetan, fasilitator serta Kader peserta pelatihan peningkatan kapasitas Caregiver Lansia. (Ika/exspresnews.com)

MAGETAN, exspresnews.com – Dalam upaya meningkatkan kapasitas caregiver lansia di masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menggelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Caregiver Lansia bagi kader di wilayah pilot pelayanan kesehatan lansia dalam program Integrasi Layanan Primer (ILP), Selasa (9/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Poltekkes Kemenkes Surabaya Program Studi Kebidanan Magetan tersebut diikuti oleh 73 kader yang mewakili 21 puskesmas di Kabupaten Magetan.


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Magetan, Retnowati Hadirini, S.KM, mengatakan pelatihan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan tiga fasilitator yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya, yakni dr. Elisa, dr. Erwin, dan dr. Tegar.


Selain itu, Dinas Kesehatan Magetan juga melibatkan seorang psikolog untuk memberikan edukasi mengenai komunikasi efektif dengan lansia dan keluarganya. Tim perawat turut memberikan pembekalan terkait tata cara perawatan kesehatan bagi lansia dengan kondisi kesehatan khusus.

Adapun materi yang disampaikan adalah dasar-dasar perawatan jangka panjang Lansia, pengelolaan serta penilaian kebutuhan perawatan jangka panjang bagi Lansia.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para kader dalam melakukan perawatan jangka panjang bagi lansia,” ujar Retnowati kepada awak media.

Menurutnya, pelatihan peningkatan kapasitas caregiver lansia menjadi sangat penting mengingat jumlah penduduk lanjut usia yang terus meningkat. Kondisi tersebut menuntut adanya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia.

“Kami ingin meningkatkan pelayanan kesehatan lansia, baik secara promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif. Harapannya, upaya ini dapat meningkatkan usia harapan hidup yang juga menjadi salah satu tujuan pembangunan,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada keluarga lansia, khususnya terkait perawatan jangka panjang. Dengan demikian, kualitas hidup lansia dapat tetap terjaga dan kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan baik.

Retnowati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang mengikuti pelatihan, baik kader muda maupun kader senior yang tetap bersemangat dalam meningkatkan kompetensinya.

“Semoga pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan kader dalam mendukung perawatan jangka panjang lansia sehingga kualitas hidup lansia dapat terus terjaga dengan baik,” pungkasnya. (ik)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment